Tampilkan postingan dengan label backpacker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label backpacker. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Juli 2011

Kisah Perjalanan Keliling Dunia dari Seorang Backpacker Asal Lumajang, Indonesia





Berawal dari kata "pisang", iseng-iseng saya melakukan pencarian gambar dari buah yang menjadi julukan kota Lumajang. Tak disangka akhirnya membawa saya masuk ke "The Banana Republic of Lumajang" milik Agustinus Wibowo, seorang pengembara yang saat ini sedang berada di Kabul, Afghanistan.
Jujur saja sebelum ini saya tak mengenal nama Agustinus Wibowo, 25 th, apalagi mengenal dia sebagai seorang pengembara kelas dunia. Saya tahu setelah membolak balik halaman webnya yang ternyata membuat saya merinding membacanya. Membaca kisah-kisah perjalanannya bak menyaksikan film Indiana Jones yang dilakoni secara nyata oleh seorang arek Lumajang. Kisah-kisah perjalanan yang sangat menarik, dan kadang membuat terharu sekaligus bangga sebagai orang Indonesia. (Terima kasih buat Agustinus yang telah memberi saya ijin  memuat di blog saya sing adoh soko apik iki... suwun gus....!!!)
Agustinus Wibowo sekurangnya telah melanglang ke 15 negara dan jangan dibayangkan dia sebagai wisatawan yang tinggal duduk manis dengan pelayanan dan fasilitas hotel bintang lima. Bukan seperti itu. Sebagai seorang backpacker sejati Agustinus Wibowo hanya bermodalkan sebuah ransel di punggungnya dan sebuah kamera saku. Jadi jangankan tidur di kamar mewah sebuah hotel, Agustinus harus rela tidur dimanapun ada tempat tak terkecuali di emperan toko.
Dimulai tahun 2002 dia mengawali perjalanannya dari China dengan tujuan ke negara-negara yang tidak populer untuk tujuan wisata dan umumnya orang mengenal dari headline surat kabar diantaranya Mongolia, Pakistan,  Kyrgyzstan,  Uzbekistan, Kazakhstan,  Iran, Turkmenistan, Afghanistan dan beberapa negara lainnya.  Saat ini (Januari 2008) dia sedang berada di Afghanistan. Di Afghanistan dia sambil bekerja untuk mengumpulkan biaya pengembaraan selanjutnya.
 Kisah-kisah selama dalam perjalanan itulah yang dia tuliskan dalam jurnal di situsnya. Kita akan mengetahui bagaimana seorang pengembara mengatasi kesulitan-kesulitan dalam perjalanannya lalu mencoba mendekat dan bergaul dengan masyarakat yang didatanginya. Terkadang benturan budaya menjadi sesuatu yang sangat mengasyikkan untuk diketahui. Di situsnya anda tidak hanya dapat membaca jurnal kisah perjalanannya saja tetapi juga dapat menikmati foto-foto yang sangat "ciamik" dan layak dipajang di majalah sekelas National Geographic. Dan ini memang terbukti, artikelnya tentang Afghanistan dan Pakistan telah dimuat di majalah National Geographic Traveller (Beijing). Anda juga dapat mengunduh artikel tersebut yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.
Sebuah kisah perjalanan dan pengalaman batiniah yang dapat menjadi inspirasi bagi siapa saja yang membacanya.

Selasa, 05 Juli 2011

Photo(s) : Birunya Langit Sawarna, Banten, Indonesia




"Selain menawarkan pantai beserta lautnya yang indah, desa nelayan Sawarna juga menawarkan air terjun, kebun teh, dan gua peninggalan Jepang. Objek wisata yang paling sering didatangi adalah Pantai Ciantir, Gua Lalay, dan Pantai Tanjung Layar. Jalan yang telah diperbaiki terkait kampanye calon presiden setahun yang lalu membuat Sawarna semakin mudah dikunjungi pada saat ini. Berjarak sekitar 8 jam dari Jakarta, mengunjungi Sawarna terasa kurang lengkap jika tidak sekaligus mengunjungi Taman Nasional Gunung Halimun, yang terletak kira-kira 4 jam perjalanan darat dari Sawarna."

Menunggu Matahari Terbit.
Foto (c) Herajeng Gustiayu, 2010



Belum ke Sawarna kalau belum berfoto di Karang Tanjung Layar.
Foto (c) Herajeng Gustiayu, 2010



Pemandangan saat melintasi pematang sawah menuju Goa Lalay.

contribute the backpacker-notes.blogspot.com

Minggu, 03 Juli 2011

5 destinasi wisata pattaya yang wajib dikunjungi

Pattaya merupakan pusat pariwisata terbesar di Thailand dan amat terkenal dengan kehidupan malamnya, bahkan sejak zaman para pahlawan Perang Vietnam datang untuk bertaruh. Namun selain itu, ternyata kota ini memiliki berbagai aktivitas yang menyenangkan dan atraksi-atraksi yang ramah keluarga. Mari kita lihat apa saja yang ditawarkan Pattaya selain bar-bar...

(1) Koh Laan
Pantai pusat kota Pattaya ramai dengan kehidupan malam dan klub-klub. Apabila Anda mencari sedikit kedamaian, Anda dapat pergi ke Koh Laan. Dengan menaiki kapal feri selama 40 menit, pulau ini menawarkan kegiatan air yang umum seperti banana boat, jet ski, dan parasailing. Tetapi sebenarnya yang menjadi alasan utama mengapa pulau ini istimewa adalah pantai yang bersih dengan air yang bening bak kristal dan juga kaya akan batu karang. Dengan mengenakan alat snorkeling dan dengan sedikit keberuntungan Anda dapat melihat berbagai spesies laut, mulai dari penyu, ikan badut, hingga kuda laut. Tetapi berhati-hatilah dengan bulu babi dan penampakan matahari, karena sinar yang dipancarkan ke pantai yang bersih ini sangat menyilaukan mata.


Ko Laan | sumber: wikipedia

(2) Nong Nooch Tropical Botanical Garden
Pada tahun 1954, para pengusaha Pisit dan Nongnooch Tansacha membeli tanah sebesar 600 akre dengan tujuan membangun perkebunan buah. Namun kemudian mereka berubah pikiran dan memutuskan untuk mengembangkan area ini secara lebih kreatif, sehingga akhirnya berdirilah Nong Nooch Tropical Botanical Garden atau Kebun Tropis Nong Nooch, yang dari namanya sendiri telah menggambarkan betapa indahnya tempat ini. Yang dapat dilihat di sini adalah Kebun Stonehenge Garden, Ant Tower, Butterfly Hill dan Flower Valley.


Nong Nooch Tropical Botanical Garden | sumber: wikipedia

(3) Pratumnak Hill (Buddha Hill)
Buddha Hill atau Bukit Buddha merupakan salah satu titik tertinggi di Pattaya. Bukit ini memiliki sebuah patung besar Buddha yang dibuat dengan tangan dan dicat dengan warna emas yang memancarkan sebuah senyum kebahagiaan di wajahnya. Terdapat area sakral ala Cina yang terpancar dari wajahnya sebagai tanda pengabdian kepada dua saga terkenal Cina, yakni Confucius dan Lao-Tzu. Bukit ini terletak di antara Thappraya Road dan Phratamnak Road dan dapat dicapai dengan songthaew (kendaraan umum Thailand serupa bemo) selama 10 menit dari pusat kota.


Buddha Hill | sumber: your-thailand.com

(4) Admirals
Seperti yang bisa ditemukan di sebagian besar Thailand, makanan pedas dan murah yang disajikan di restoran-restoran murah banyak ditemukan di sekitar kota. Tetapi untuk variasi yang sedikit lebih mahal, cobalah Admirals, dapat dicapai dengan songthaew selama 15 menit menaiki jalan di daerah Jomtien. Admirals menjual makanan Skandinavia yang sempurna. Makanan yang terkenal adalah sandwich terbuka Denmark, Smörrebröd yang enak sekali dengan harga berkisar antara 100-200 Baht (IDR 30.000 – 60.000).
Admirals, Jomtien Soi 8, 380/2 Moo 12 Jomtien Beach Road. Tel: +66 38 231 996

(5) Pantai Jomtien
Ketika Anda berada di dekat Admirals, carilah kesempatan untuk menyusuri pantai Jomtien melewati kantor polisi. Semakin jauh Anda berjalan, semakin indah pemandangan yang dapat dilihat. Di akhir tempat berjalan Anda akan memasuki daerah tempat tinggal para penduduk pantai dengan kapal ekor panjang yang berwarna-warni. Sedikit lebih jauh lagi, Anda akan menemukan Sunset Beach yang memiliki beberapa resor gaya bungalow yang sepi dari beberapa kelas bintang. Tempat ini merupakan salah satu tempat yang paling tepat untuk menyaksikan matahari terbenam yang menakjubkan.


Jomtien Beach | by Perspectix

Menuju ke Pattaya
Cara paling mudah ke Pattaya adalah dengan menggunakan bus dari Bangkok. Perjalanan memakan waktu sekitar 2-3 jam, tergantung dengan kemacetan jalan. Bus dari terminal bus Ekkamai berharga sekitar 150 THB (IDR 45.000).

Minggu, 19 Juni 2011

Backpacking Glosarry

"Glossary", atau "glosarium" dalam Bahasa Indonesia, adalah daftar kata atau istilah yang terkait dengan topik tertentu. Menyadari bahwa banyak istilah yang bersangkutan dengan backpacking dalam bahasa Inggris dan belum ada terjemahan Bahasa Indonesia-nya yang tepat (sehingga tidak semua orang familiar dengan istilah-istilah tersebut), kali ini saya akan mendaftar beberapa istilah tersebut.

B
BackpackersBackpack:
Ransel atau carrier yang digunakan para backpacker dalam melakukan perjalanan. Dapat dibilang backpack adalah "rumah" para backpacker yang sedang melakukan perjalanan. Tujuan penggunaan backpack adalah agar memudahkan mobilitas, tidak perlu menggeret-geret koper yang berat, terutama karena backpacking adalah kegiatan yang membutuhkan mobilitas tinggi (contoh: naik turun kendaraan umum, naik tangga di penginapan yang tidak memiliki fasilitas lift, dsb).

Backpacker:
Orang yang melakukan kegiatan backpacking dan berorientasi kepada low budget traveling atau melakukan perjalanan dengan dana terbatas.

Backpacking:
Kegiatan melakukan perjalanan dengan menggunakan backpack. Pada umumnya yang dicari dalam kegiatan backpacking adalah mencari pengalaman dan unsur petualangan dalam mengeksplorasi suatu tempat. Lihat di sini untuk definisi "backpacking" yang lebih mendalam.

Budget travel:
Istilah lain dari backpacking, intinya adalah melakukan perjalanan dengan biaya terbatas tanpa mengurangi unsur bersenang-senang sekaligus mencari pengalaman.

Budget/Low-cost airlines:
Maskapai penerbangan yang memberikan harga ekonomis dalam penjualan tiket pesawatnya, oleh karena itu fasilitas yang diberikan biasanya amat terbatas, apalagi bila dibandingkan maskapai penerbangan konvensional lainnya. Beberapa low-cost airlines yang terkenal saat ini dan beroperasi di Indonesia adalah AirAsia, Jet Star, Tiger Airways, dan Cebu Pacific.


C
Career BreakCareer break:
Periode istirahat (time out period) dari pekerjaan. Career break umum ditemukan di UK dan US, dan sayangnya career break ini masih tidak umum dilakukan di Indonesia. Secara tradisional, career break digunakan untuk para ibu dalam membesarkan anak-anaknya, namun dewasa ini banyak digunakan untuk pengembangan pribadi/profesional, salah satunya adalah untuk melakukan perjalanan. Biasanya jangka waktu career break bervariasi, mulai dari sebulan hingga dua tahun. Sumber: Wikipedia
Couchsurfing:
CouchSurfing adalah jaringan pertemanan yang memiliki komunitas dengan minat yang sama, yakni traveling. CouchSurfing merupakan salah satu cara untuk berkeliling dunia dengan cara hemat dan seru. Para pejalan dapat menginap dengan gratis di rumah para couchsurfer, timbal baliknya adalah Anda mendapatkan teman warga lokal dan pengalaman hidup seperti warga lokal. Selain CouchSurfing, adapula Hospitality Club yang memiliki konsep serupa.


D
DaypackDaypack:
Daypack adalah ransel yang ukurannya lebih kecil dari backpack/carrier. Digunakan para backpacker untuk perjalanan sehari-hari berkeliling kota. Tinggalkan backpack Anda yang berat di hostel, dan gunakan daypack untuk kemudahan mobilitas!


G

Gap YearGap year:
Konsep gap year serupa dengan career break. Namun pelakunya adalah pelajar yang baru lulus sekolah/kuliah dan menyediakan waktu lowong untuk melakukan perjalanan sebelum memulai sekolah lagi ataupun sebelum memasuki dunia kerja. Gap year ini amat umum dan dianjurkan di negara Barat. Destinasi perjalanan yang umum ditempuh adalah berkeliling Eropa atau Asia Tenggara. Sumber: Wikipedia

Globetrotter/globehopper:
Istilah untuk para pejalan yang seringkali melakukan perjalanan keliling dunia ke banyak negara.


H
HostelHostel:
Penginapan dengan harga ekonomis yang biasanya digunakan oleh para backpacker. Tipe kamar hostel ada dua jenis: private dan dormitory. Pada umumnya hostel memiliki ruang bersama dan para pejalan dapat memasak sendiri. Living in a Hostel memiliki penjelasan yang cukup informatif mengenai jenis penginapan ini.


I

Independent travel:
Perjalanan independen adalah perjalanan tanpa menggunakan bantuan biro travel. Dari perencanaan perjalanan hingga perencanaan dana dilakukan sendiri oleh pejalan. Biasanya dilakukan oleh para pejalan yang menginginkan waktu lebih banyak dalam mengeksplor suatu tempat. Perjalanan independen ini umum dilakukan oleh para backpacker.


R
RTW TripRTW trip:
Singkatan dari Round-The-World trip, yakni perjalanan mengelilingi dunia.


S
Sabbatical
:
Serupa dengan career break dan gap year, sabbatical adalah periode istirahat dari aktivitas wajib sehari-hari untuk fokus dalam mengembangkan diri secara pribadi maupun profesional.


T
Travel BugTravel bug:
Istilah yang artinya adalah dorongan kuat untuk terus melakukan perjalanan dan mengeksplor tempat-tempat baru.


V
Vagabond
:
Orang yang seringkali melakukan perjalanan dan nomaden, yakni tidak memiliki tempat tinggal yang tetap karena seringnya bepergian.


W
Wanderlust
:
Serupa dengan travel bug, wanderlust adalah dorongan kuat untuk terus melakukan perjalanan dan mengeksplor tempat-tempat baru.


+ + + + +

Ada yang ingin menambahkan? Oh ya, karena glosarium ini hanya berdasarkan pemahaman saya, harap maklum ya apabila ada kesalahan dan saya harapkan koreksinya. :)

20 tips untuk Solo Traveller

20 Solo Travel Tips for Women (and Men)
Ingin mencoba solo traveling (dan menemukan Felipe Anda, jika beruntung)? Merangkum dari berbagai sumber, di bawah ini ada beberapa tips untuk para solo traveler pemula:

Keselamatan dan Keamanan
(1) Selalu cari tahu lebih dahulu tentang budaya yang terdapat di daerah tersebut.
(2) Cobalah bersikap seperti warga lokal.
(3) Hindari menggunakan pakaian yang terlalu terbuka dan gadget yang terlihat mahal, bersikaplah konservatif dan sederhana.
(4) Yakinkan bahwa ada seseorang yang tahu di mana Anda berada, baik itu resepsionis hostel maupun teman Anda. Jangan lupa tinggalkan draft itinerary Anda kepada orang rumah.
(5) Ketahui dan pelajari bahasa percakapan lokal mendasar. Atau selalu bawalah buku percakapan dasar ke manapun Anda pergi.
(6) Gunakan cincin kawin (walaupun Anda belum menikah), ini berguna untuk mencegah datangnya gangguan tertentu untuk para solo traveler wanita.
(7) Percayai insting Anda. Apabila insting Anda mengatakan bahwa sesuatu itu berbahaya, hindari secepat mungkin.
(8) Gunakan tanda "Do Not Disturb" ("Jangan Diganggu") di pintu kamar Anda.
The Joy of Being Alone(9) Saat makan di luar, ambillah tempat duduk di pojok cafe/restoran yang memiliki pemandangan keluar.
(10) Bawalah bacaan atau jurnal untuk menulis sebagai pengisi waktu saat Anda menunggu sesuatu maupun sedang bersantai.
(11) Nikmatilah mengamati orang yang lalu lalang beserta kesibukannya masing-masing, juga asahlah "the fine art of eavesdropping" (seni mencuri dengar) Anda.

Merasa kesepian?
(12) Teleponlah keluarga atau teman Anda di rumah.
(13) Cari sambungan internet dan buka akun Facebook Anda untuk berinteraksi dengan keluarga atau teman di rumah.
(14) Sebelum berangkat jalan-jalan, bawalah sarung bantal Anda dari rumah dan gunakan di kamar tempat Anda menginap. Terkadang membawa satu benda yang familiar dengan tempat asal Anda akan sedikit mengobati homesick.
(15) Buatlah network sebelum Anda bepergian, baik itu dari temannya teman, kenalan orangtua Anda, dan semacamnya. Paling tidak Anda akan merasa aman apabila di tempat tujuan ada seseorang yang bisa Anda hubungi segera bila terjadi sesuatu.
(16) Keluar dari kamar Anda dan buatlah teman baru.

Mari Berteman
(17) Siap-siap untuk nongkrong di common room hostel Anda dan mulailah mencari teman mengobrol, carilah para backpacker yang terlihat santai dan ramah untuk diajak mengobrol.
(18) Bergabunglah dengan guided tour agar bertemu dengan traveler lainnya.
(19) Ikuti kelas yang terkadang disediakan oleh pihak hostel, contohnya: kelas memasak makanan Thailand, kelas yoga di India, dan sejenisnya.
(20) Senyum dan bertanyalah. Terkadang satu pertanyaan akan menjadi awal dari sebuah percakapan yang menyenangkan dengan seorang teman baru.

Akhir kata, mengutip Marybeth Bond, seorang travel writer dan female solo traveler berpengalaman:
"Be brave and take the plunge - try traveling solo, you may become a convert. Remember, it is better to BE alone than to wish you WERE alone."

Jumat, 17 Juni 2011

15 tanda penyakit backpacker

  1. Anda selalu membawa cadangan botol minum di dalam tas Anda,
  2. Anda mengoleksi peta-peta yang disediakan gratis (termasuk peta Dufan dan semacamnya),
  3. Saat berada di toko buku, Anda langsung mengarah ke bagian Travel,
  4. Setiap hari Anda memeriksa promosi tiket pesawat murah di internet,
  5. Anda merasa gelisah apabila selama 6 bulan ke depan belum ada rencana bepergian,
  6. Anda merasa seperti bermain online game saat booking tiket promo,
  7. Anda sudah memiliki cadangan beberapa itinerary perjalanan ke beberapa destinasi, walaupun tiket belum ada di tangan,
  8. Semua teman Anda bertanya dan meminta bantuan Anda saat mereka ingin bepergian ke tempat yang asing,
  9. Setiap kali pulang bepergian ke suatu tempat setidaknya Anda memiliki satu teman baru,
  10. Memajang foto-foto destinasi yang belum didatangi di kamar tidur Anda dan memandangi mereka sebelum tidur,
  11. Koleksi buku Anda kebanyakan merupakan travel guide, kumpulan catatan perjalanan para pejalan, dan semuanya berkaitan dengan jalan-jalan,
  12. Anda dapat mengepak barang-barang ke dalam backpack Anda cukup dengan waktu 30 menit atau kurang,
  13. Hobi menggunakan transportasi umum di mana pun Anda berada,
  14. Anda menguasai kata-kata sapaan dalam berbagai macam bahasa,
  15. Kondisi keuangan Anda seringkali menipis bukan karena biaya hidup, namun karena sering kalap membeli tiket promo.
Merasa familiar?

36 Cara Praktis Untuk Menghemat Biaya Jalan-Jalan

Jalan-jalan tidak perlu menghabiskan banyak uang, apalagi jika tujuannya adalah untuk mencari dan menemukan pengalaman baru. Di bawah ini ada beberapa tips untuk menghemat biaya jalan-jalan Anda:

36 Cara Praktis Untuk Menghemat Biaya Jalan-Jalan



PERSIAPAN DARI RUMAH
(1) Riset, riset, riset sebelum bepergian - Jangan sepelekan riset sebelum Anda bergerak untuk membeli tiket pesawat. Contohnya: Seorang teman telah berencana untuk berlibur ke Bali pada suatu akhir pekan, sesampainya di sana ternyata semua objek wisata tutup dan hanya bandara yang beroperasi. Tahukah Anda mengapa? Karena teman saya datang pada waktu Hari Raya Nyepi. Saat di mana selama 24 jam semua warga Bali dilarang untuk beraktivitas, bahkan untuk menyalakan lampu. Akhirnya liburan teman saya pun hanya dihabiskan di bandara saja. Meluangkan waktu untuk mencari informasi tentang destinasi wisata akan menghemat banyak waktu dan uang Anda.

(2) Tentukan budget jalan-jalan Anda - Satu hal yang penting untuk mengontrol pengeluaran yang tidak perlu adalah menentukan budget jalan-jalan Anda. Tentukan budget minimal yang diperlukan untuk transportasi, akomodasi, dan biaya makan sehari-hari, kemudian lebihkan sekitar 30% untuk jaga-jaga. Dengan adanya budget awal, Anda akan mendapat batasan dan terhindar dari biaya-biaya yang tidak perlu.

(3) Pantau harga dollar - Biasanya saya menggunakan www.xe.com untuk melihat kurs terbaru. Apabila kebetulan dollar sedang jatuh, ada baiknya Anda segera membeli dollar. Untuk penukaran dalam jumlah besar, satu sen pun amat berarti.

(4) Pantau promosi tiket pesawat murah - Sekarang ada banyak sekali penerbangan yang memberikan promo besar-besaran, bahkan hingga 0 rupiah. Tentunya 0 rupiah ini adalah taktik marketing, sehingga Anda perlu mencermati syarat-syaratnya agar tidak kecewa di kemudian hari. Apabila Anda telah sepakat dengan segala konsekuensinya, promo ini mungkin cocok untuk Anda. FYI, teman saya pernah mendapatkan tiket pesawat senilai total Rp30.000,- (termasuk pajak) untuk sekali jalan ke Singapura.


TRANSPORTASI

(5) Jadilah fleksibel terhadap waktu keberangkatan dan destinasi wisata - Untuk tiket transportasi biasanya lebih murah apabila kita berangkat/pulang di hari kerja daripada saat akhir pekan. Contoh: Berangkat pada hari Selasa biasanya lebih murah daripada berangkat di hari Sabtu.

(6) Pesan tiket di jauh-jauh hari DAN bandingkan harga tiket antara satu maskapai penerbangan dengan yang lainnya - Seringkali maskapai penerbangan memberikan diskon apabila kita booking tiket di jauh-jauh hari, lakukanlah ini dan kemudian cek harga antara penerbangan yang satu dengan lainnya.

(7) Gunakan transportasi publik untuk mengunjungi berbagai tempat wisata - Hindari taksi sebisa mungkin, gunakan moda transportasi lokal untuk mendapatkan pengalaman hidup seperti warga setempat.

(8) Gunakan kaki sebagai alat transportasi jika masih memungkinkan - Datangi objek-objek wisata yang dekat dengan penginapan Anda dengan berjalan kaki, oleh karena itu pesanlah penginapan yang strategis dan dekat dengan objek wisata yang ingin Anda datangi.

(9) Gunakan kereta atau bus untuk perjalanan jauh - Apabila Anda memiliki banyak waktu Anda dapat memilih opsi ini. Daripada menggunakan pesawat, lebih baik Anda menggunakan kereta atau bus yang biasanya lebih murah dari tiket pesawat. Dengan menggunakan kereta/bus, Anda sekaligus dapat menikmati pemandangan di luar sana.

(10) Gunakan transportasi malam - Anda dapat tidur di dalam kereta/bus malam, untuk menghemat biaya menginap. Efektif apabila diterapkan untuk perjalanan jauh yang menghabiskan waktu berjam-jam.

(11) Bertanyalah kepada staf hostel/guesthouse - Tanyalah kepada mereka mengenai biaya standar transportasi dalam kota, dengan begitu Anda akan menghindari penipuan yang sering dilakukan oleh pengemudi kendaraan umum terhadap turis.

(12) Hindari bagasi dan biaya porter dengan travel light - Hindari membayar lebih untuk ekstra bagasi dengan membawa barang seperlunya saja, sehingga muat untuk dibawa ke dalam kabin. Anda pun terbebas dari antrian untuk check-in bagasi dan tidak perlu repot-repot menggunakan bantuan porter.

(13) Gunakan kartu berlangganan - Kartu berlangganan (contoh: EZlink untuk MRT di Singapore) amat berguna apabila Anda akan sering menggunakan transportasi publik. Hal ini pun akan mengatasi kerepotan karena perlunya menukarkan uang kecil untuk transportasi.


AKOMODASI

(14) Cari penginapan murah yang layak, kemudian bandingkan harga booking online DAN booking langsung dari website aslinya - Gunakan hostelworld.com dan website sejenis untuk mencari penginapan murah. Sebelumnya jangan lupa untuk memeriksa website penginapan yang telah kita pilih, karena terkadang lebih murah apabila kita booking langsung dari website aslinya. Kemudian lebih bagus lagi jika Anda mendapatkan penginapan yang menyediakan sarapan gratis untuk menghemat biaya makan. Anda dapat melihat beberapa review akomodasi di website ini.

(15) Cari penginapan yang strategis - Penginapan yang dekat dengan berbagai objek wisata akan tentunya menghemat biaya transportasi.

(16) Coba Couchsurfing - Apabila Anda tertarik untuk melebur dengan warga lokal dan mencoba mengikuti gaya hidup mereka, Anda dapat mencoba Couchsurfing.

(17) Bermalam di bandara - Opsi ini dapat dilakukan apabila Anda memiliki waktu transit yang lama ke penerbangan lanjutan. Lihat website Sleeping in Airports untuk tips-tips bermalam di bandara beserta informasi detailnya.


MAKANAN
(18) Belanja makanan dan minuman di toko kelontong lokal - Belilah cemilan, bahan masakan, maupun buah-buahan dari warung maupun toko kecil, daripada membelinya di toko yang lebih besar ataupun 7-11. Belilah air mineral dalam botol besar daripada membeli banyak dalam botol kecil.

(19) Bawalah makanan & botol air minum Anda sendiri - Saya dan teman-teman biasanya membawa snack, makanan (abon, selai, sambal sachet, dan sebagainya) dari rumah, ternyata hal ini amat menghemat biaya jalan-jalan kami.

(20) Makanlah di restoran lokal atau kaki lima - Terkadang tempat makan unik dan favorit hanya diketahui oleh penduduk lokal. Tanyalah kepada warga lokal yang Anda temui di jalan.

(21) Hindari minibar - Apabila Anda menginap di hotel yang memiliki minibar, pastikan Anda tidak mengambil apapun dari dalam kulkas, pajak hotel biasanya amat besar. Lebih baik Anda beli langsung dari supermarket lokal.


TUJUAN WISATA
(22) Rencanakan rute secara efektif dan efisien - Menggunakan Google Earth untuk merencanakan rute perjalanan akan menghemat waktu dan uang Anda.

(23) Jadilah tour-guide Anda sendiri - Buat buku panduan wisata Anda sendiri dengan mengandalkan internet.

(24) Ambil peta gratis di tourist information center - Banyak disediakan peta gratis di bandara internasional maupun hotel, informasinya pun tidak kalah lengkap dengan peta yang dijual di toko. Sebagai gantinya, biasanya peta gratis ini berisi banyak iklan.

(25) Cari info objek wisata gratis - Banyak objek wisata menarik yang tidak memerlukan biaya tiket masuk (entrance fee). Googling dan mencari info mengenai hal ini akan menghemat uang Anda cukup besar.

(26) Prioritaskan objek wisata yang ingin didatangi - Seringkali objek wisata terkenal menetapkan tarif masuk yang tinggi. Tidak ada salahnya apabila Anda amat ingin mendatangi objek wisata tersebut, yang perlu Anda lakukan adalah mengimbanginya sesuai dengan budget jalan-jalan Anda.

(27) Hindari tourist spot sebisa mungkin - Semua yang ada di tourist spot pada umumnya mahal. Batasi pengeluaran Anda semaksimal mungkin dengan membawa sendiri bekal dari rumah dan tahan keinginan Anda untuk membeli souvenir di dalam tourist spot ini, karena dapat dipastikan harganya akan sangat mahal dibandingkan Anda membelinya di tempat lain.

(28) Hindari paket wisata jika memungkinkan - Paket tur terkadang hanya melelahkan dibanding menyenangkan, karena jatah waktu untuk menjelajahi sebuah objek wisata seringkali dibatasi, sehingga terkadang kita merasa kurang puas. Untuk itu, sewalah kendaraan lokal untuk menjelajahi lingkungan tempat Anda berada, contohnya seperti sepeda, sepeda motor, tuk-tuk, atau angkot.


BELANJA
(29) Definisikan ulang konsep Anda tentang "oleh-oleh" - Oleh-oleh tidak perlu mahal, yang penting berkesan. Beberapa oleh-oleh yang murah namun tetap unik adalah kartu pos, bros, gantungan kunci, T-Shirt, scarf, coklat, cemilan tradisional. Carilah oleh-oleh yang mencerminkan lokalitas daerah setempat. Jadilah kreatif.

(30) Belilah oleh-oleh di pasar tradisional DAN tawar harga semurah mungkin - Menawar harga di pasar tradisional adalah hal yang wajar, gunakan keahlian menawar terbaik Anda dan Anda tidak akan menyesal. Tips untuk menawar: Tawarlah 50% dari harga awal. Tapi lihat juga dari kualitas dan harga awal barangnya, jangan sampai Anda menawar keterlaluan karena akan menyinggung si penjual.


KOMUNIKASI
(31) Cari lokasi yang menyediakan internet gratis atau WiFi - Pilihlah penginapan yang menyediakan layanan internet gratis, atau apabila tidak ada, biasanya fasilitas internet gratis tersedia pula di kafe atau kedai kopi (seharga satu cangkir kopi). Carilah penawaran terbaik sebelum Anda login internet.

(32) Gunakan Skype - Untuk telepon keluar kota maupun negeri, gunakanlah Skype untuk menghemat biaya komunikasi.

(33) Belilah SIM Card dengan nomer lokal - Apabila Anda akan sering menggunakan telepon selular, membeli SIM Card dengan nomer lokal merupakan keputusan bijak. Dengan demikian Anda akan menghemat biaya untuk penggunaan telepon domestik.


CARA HEMAT LAINNYA
(34) Hindari menukar uang di bandara dan spot wisata terkenal - Biasanya money changer di dalam bandara akan memberikan kurs terendah, maka lebih baik Anda mencari bank atau money changer di dalam kota untuk menukar mata uang.

(35) Cucilah baju Anda sendiri - Bawalah deterjen dari rumah dan cuci baju Anda sendiri, daripada menggunakan laundry service selama di perjalanan.

(36) Gunakan kartu identitas mahasiswa/i dan tanyakan potongan harga untuk manula - Apabila Anda masih pelajar, Anda beruntung, banyak tempat yang menawarkan potongan harga untuk pelajar. Apabila Anda traveling dengan manula, Anda pun mungkin akan mendapatkan senior discount juga. Pastikan Anda menanyakan mengenai hal ini.


+1 TIPS TAMBAHAN...
Ada satu tips tambahan yang saya kutip dari NPR: "Nine Tips To Travel Cheap (But Not Stupid)":

(37) Don't Be Too Cheap - Jangan kelewat murahan ataupun keterlaluan dalam berhemat, karena nantinya Anda sendiri yang akan menyesal. Jangan lupakan bahwa konsep backpacking adalah "membeli pengalaman".
"You can go through a lifetime of regret for being too cheap," Weissmann says.

He knows from experience. He says he was backpacking in Egypt when he found himself in Luxor, near the Valley of the Kings. The admission price was $20, which was his entire budget for the day.

"There were budget travelers saying, '$20? What a ripoff,'" he remembers.

But Weissmann says he paid the fee. "I was cheap, but I wasn't stupid," he says.

Prepare Budget Carefully.
sumber: inmagine


Last but not least:
Nikmatilah perjalanan Anda.
:)

Ada yang mau menambahkan?